Latest Articles

Senin, 24 Februari 2014

BBMan Via Android Emulator GenyMotion

Bissmillahirrahmanirrahm...

Alhamdulillah ya, bisa update  lagi, kebanyakan malasnya sob...,

Gak usah basa basi lagi sob, lansung aja ya...

Untuk tahap awal yang harus sobat siapkan adalah:
1. Java SE Runtime Environment 7
Download dan lansung aja sobat install di PC/Laptop sobat.

2.  Genymotion
Genymotion tersedia dalam tiga pilihan download, yaitu Free, Indie, dan Busines.
ane yakin sobat semua lebih memilih yang Free kan?, oke ane ane bikin tutorialnya buat yg Free aja
Klik disini, setelah masuk halaman itu lanjutkan klik tombol download, dan ikuti langkah selanjutnya seperti di gambar.



3. VirtualBox
Ketika pilihan download Genymotion muncul, sobat pilih yang sekalian ada VirtualBoxnya, kalau terlanjur cuma download Genymotionnya saja, sobat bisa sedot disini.

Setelah VirtualBox dan Genymotion terinstall, sobat bisa lansung jalankan aplikasi Genymotion, Genymotion akan otomatis downloading,, tunggu aja sob, emang agak lama, tergantung kecepatan jaringan inetnya sobat,

Selesai proses instalasi,sobat bisa membuat virtual device, login dengan akun yang tadi buat download Genymotionnya, untuk saran ane buat sobat yang spec PC / Laptopnya pas-pasan kayak ane, jangan download virtual device yang specnya tinggi, pilih yang terendah dg os Jellybean keatas.


Setelah selesai donload klik play untuk memulai virtual devicenya

Begini tampilannya kalo sobat berhasil start virtual devicenya.

Apakah ini selesai??
Belum sob...., biar bisa dijalankan BBMnya sobat harus ikuti angkah selanjutnya.

read more

Rabu, 27 Maret 2013

Cara Membuat Lensa Makro Untuk Ponsel

Berikut adalah  tentang cara membuat gambar close up dari kamera ponsel anda. Dan itu pada dasarnya sangat murah.



 Siapkan satu set laser mainan ini, kalo gak ada sobat bisa cari tuh ke toserba, paling harganya 5.000 perak






 Lepaskan depannya sehingga seperti gambar yang dibawah, ingat jangan sampai bagian lensanya tergores



  Ambil bagian lensanya dan jepitkan pada ponsel anda seperti gambar diatas


 tara... anda bisa mecobanya pada objek yang sangat kecil yang ada disekitar anda

Sumber
read more

Jumat, 21 Desember 2012

Tips Memilih Ponsel Kamera

Sekarang ini, ponsel-ponsel yang beredar di pasaran sudah dibekali dengan segudang fitur sehingga keberadaan ponsel kini tidak hanya sebatas alat komunikasi saja , namun telah menjadi multifungsi. Ponsel kini telah menjadi pengganti beragam perangkat.

Fitur kamera yang sangat populer adalah kamera karena fungsinya yang bisa menggantikan kamera digital. Ketenaran penggunaan fitur kamera di ponsel membuat vendor ponsel berinovasi menciptakan ponsel-ponsel dengan kualitas yang semakin canggih, baik dari segi lensa maupun resolusi serta fitur yang lainnya.

Nah, berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih ponsel kamera. Tips memilih ponsel kamera ini bersumber dari Tabloid PULSA edisi 244.

1. Desain Ponsel Kamera

Desain, dimensi, serta bobot ponsel perlu diperhatikan karena akan berpengaruh terhadap kenyamanan dalam penggunaan. Untuk memudahkan kegiatan memotret atau merekam video, pilihlah ponsel kamera yang simpel, ringan serta mudah dibawa-bawa.

2. Resolusi Kamera

Resolusi adalah jumlah piksel yang tersusun dalam sebuah gambar digital. Resolusi ditentukan dengan jumlah dan kumpulan piksel yang membentuk gambar foto atau titik dalam bidang gambar. Resolusi ini menentukan kualitas gambar. Angka "Megapixel" yang semakin besar akan membuat foto yang dicetak menjadi lebih jelas dan besar.

3. Autofocus, Lensa, dan Sensor Kamera

Fitur autofocus bisa memokuskan objek tertentu pada hasil foto. Jenis lensa yang saat ini ada di pasaran adalah jenis lensa Carl Zeiss. Sensor kamera ada 2 jenis yaitu CCD (charge Cuopled Device) dan CMOS (Complementary Metal Oxide Semiconductor). Fitur ini ada di ponsel kamera level menengah dan premium.

4. White Balance, Exposure, Scene Mode

Untuk mendapatkan hasil foto yang maksimal, pengguna membutuhkan white balance dan exposure karena white balance membantu pengaturan exposure (bukaan lensa) yakni mengondisikan keadaan cahaya sekitar. Sedangkan scene mode membantu pengaturan exposure kamera sesuai kondisi pencahayaan saat malam, siang indoor (incandescent dan fluorescent). Fitur ini biasa dibenamkan pada ponsel dengan harga murah sampai premium.

5. Flash Light

Fitur flash light diperlukan untuk pengambilan foto di dalam ruangan. Ada 3 macam tipe lampu flash light yaitu Single LED Flas, Dual LED Flash (lampu yang hemat baterai namun menghasilkan cahaya yang kurang terang) dan Xenon Flash. Tipe lampu Xenon Flash menghasilkan cahaya ± 1000 kali lebih terang dari tipe LED. Xenon Flash membutuhkan daya baterai baterai yang lebih besar sehingga boros baterai.

6. Fitur Makro

Fitur ini berguna untuk memokuskan objek yang dekat dengan lensa (kurang dari 2 meter) dan menghasilkan foto dengan kualitas lebih tajam dan detail. Fitur makro biasanya tersedia pada ponsel menengah ke atas.

7. Face Detection, Smile Detection, dan Image Stabilisation

Face Detection merupakan teknologi untuk mengenali wajah dan melakukan fokus di wajah. Smile Detection adalah fitur yang berfungsi untuk mengaktifkan tombol shutter secara otomatis saat objek foto tersenyum. Image Stabilisation merupakan fitur anti shake yang berguna untuk membuat hasil foto tidak berbayang atau goyang karena pengguna mempunyai tangan gemetar ketika mengambil objek foto. Ketiga fitur ini biasanya terdapat di ponsel kamera menengah ke atas.

8. Akses Tombol Khusus Kamera

Fitur ini berguna untuk memudahkan dalam menggunakan fitur kamera sehingga pengguna tidak perlu masuk ke menu ponsel untuk mencari fitur kamera. Akses tombol khusus kamera ini umumnya telah tertanam pada ponsel kamera murah, menengah maupun premium.

9. Kualitas Rekaman Video

Fitur yang ada di ponsel kamera ini ditentukan oleh seberapa besar frame per second (FPS) yang dipunyai oleh ponsel. Semakin tinggi FPS-nya maka semakin bagus kualitas video yang dihasilkan.

10. Upload Social Networking

Bagi para penyuka media sosial, fasilitas ini merupakan fitur wajib karena mereka dapat secara langsung membagi (share) hasil foto maupun rekaman video tanpa harus memindahkan data terlebih dahulu ke piranti lain.

11. Kapasitas Memori

Kapasitas memori yang lebih besar membuat resolusi foto yang lebih besar dapat tercover dan jumlah foto yang tersimpan akan lebih banyak.

sumber
read more

Tips Memotret dengan Kamera Ponsel

Ponsel sudah berganti nama menjadi telepon cerdas alias smartphone berkat penambahan fitur-fitur di luar kemampuan normalnya. Salah satunya adalah penambahan kamera.

Cukup banyak pengguna smartphone yang hanya mengandalkan ponsel di kamera untuk perangkat dokumentasi dan fotografi. Namun, banyak dari mereka yang kurang puas dengan hasil jepretannya.

Mereka banyak mengeluhkan kualitas hasil fotonya, baik dari segi kualitas gambar maupun kualitas isi foto itu sendiri.

Ingin tahu cara bikin foto bagus dengan smartphone? Berikut 12 tips dari jurnalis multimedia dan fotografer jalanan yang menjadikan iPhone sebagai senjatanya, Richard Koci Hernandez.

1. Ini masalah pencahayaan. Mengambil foto pada kondisi cahaya yang bagus—pagi hari atau menjelang senja—memiliki kemungkinan untuk mengubah foto yang biasa jadi luarbiasa!

2. Jangan gunakan fitur zoom. Hasil zoom dari ponsel sangat buruk dan bisa menjadi awal dari hasil yang buruk. Jika ingin memperoleh gambar yang lebih dekat, mendekatlah dengan kaki Anda, bukan dengan tombol zoom.

3. Kunci eksposur dan fokus. Dengan aplikasi kamera default, tekan/tap dan tahan tombol Shutter. Ketika tanda kotak berkedip, artinya eksposur dan fokus sudah terkunci. Baru ambil gambar dengan menekan penuh tombol shutter atau melepas jari dari layar.

4.  Edit, edit edit. Tahan diri, jangan share semua jepretan Anda. Posting atau share hanya hasil yang bagus agar pengikut Anda, misalnya di Instagram, bertambah. “Kami tidak ingin melihat 1000 foto dari anakmu, tampilkan yang paling bagus saja!”

5. Jangan terlalu menilai tinggi masalah teknik. Latihlah kemampuan Anda melakukan observasi.

6. Belajarlah untuk mengamati dan melihat secara lebih mendalam. Filter tidak bisa menggantikan mata yang baik. Perhatikan momen, cahaya, dan objeknya. Jika Anda akan menambahkan efek sepia, black and white, atau filter lainya nanti, silahkan saja. Untuk keperluan jurnalisme, sebaiknya tinggalkan yang namanya filter itu.

7. Jepret diam-diam untuk mendapat hasil yang alami. Lakukan pengambilan gambar secara diam-diam agar objek manusia tidak tahu bahwa gambarnya sedang diambil. Kecenderungan seseorang ketika tahu sedang difoto adalah bergaya: hasilnya sangat tidak natural.

8. Buat target dan tenggat. Ambil 20 gambar untuk satu benda dari berbagai sudut. Anda akan melihat bahwa dunia tampak berbeda jika dipandang dari sudut yang berbeda. Bahkan jika Anda sekedar berjalan memutari segelas kopi di dapur, akan terlihat bedanya sudut pengambilan gambar dan pencahayaan yang jatuh padanya.

9. Ketahui apa yang ingin Anda lihat sebelum dapat melihatnya. Buat daftar tentang apa yang ingin Anda foto hari ini dan temukan. Cara ini akan mengasah intuisi dan pengalaman Anda.

10. Pelajari cara kerja fotografer lain. Cara fotografer lain mengambil gambar akan menjadi sumber inspirasi bagi Anda. Banyak hal yang sebelumnya tidak terpikirkan menjadi jelas setelah melakukan pengamatan. ATM: amati, tiru, modifikasi untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.

11. Selalu siap. Pastikan saat hati dan pikiran bilang “Shoot!”, kamera Anda telah siap ditekan. Jangan sampai kamera/ponsel Anda masih ada di kantong celana, di dalam tas, atau ketinggalan di toilet.

12. Miliki ponsel atau smartphone berkamera. Kesebelas tips di atas tidak berguna tanpa tips terakhir ini.


Sumber
read more
Blogger Template by Clairvo